Faktor Pertimbangan Alih Fungsi Lahan Pertanian Berkelanjutan di Indonesia

Editorial   |   Artikel  |   Selasa, 10 Oktober 2017 - 12:11:54 WIB
Faktor Pertimbangan Alih Fungsi Lahan Pertanian Berkelanjutan di Indonesia

Sumber foto: gfe.ro

Sektor pertanian memegang peranan penting dalam pembangunan perekonomian dan ketahanan pangan  Indonesia. Sebagian besar masyarakat Indonesia masih menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian, lahan pertanian merupakan lahan yang akan menghasilkan sumber makanan bagi kehidupan manusia.

Permasalahan alih fungsi lahan pertanian saat ini terus mengalami peningkatan. Sejalan dengan adanya peningkatan jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi menyebabkan kebutuhan lahan meningkat. Adanya peningkatan kebutuhan lahan untuk pembangunan, sementara ketersediaan lahan pertanian menyebabkan persaingan dalam pemanfaatan lahan.

Baca : Kebijakan Pejabat Daerah yang Mengancam Kearifan Lokal

Lahan pertanian di berbagai daerah terus berkurang seiring dengan alih fungsi lahan  pertanian, sebanyak 60.000-100.000 hektare (ha) sawah Indonesia telah beralih fungsi setiap tahunnya di berbagai daerah, sementara itu pemerintah mendorong upaya swasembada mewujudkan ketahanan pangan.

Alih fungsi lahan pertanian bukan hanya sekedar memberi dampak negatif seperti mengurangi produksi beras, akan tetapi dapat pula membawa dampak positif terhadap ketersediaan lapangan Alih fungsi lahan pertanian merupakan konsekuensi dari akibat meningkatnya  aktivitas dan jumlah penduduk serta pembangunan

Baca : Lahan yang Mencemaskan

Berdasarkan berbagai kenyataan dan permasalahan alih fungsi lahan pertanian di indonesia yaitu, Bagaimana laju alih fungsi lahan di Indonesia?, Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi alih fungsi lahan pertanian? Bagaimana dampak alih fungsi lahan terhadap pendapatan petani ?

Faktor-faktor yang mempengaruhi alih fungsi atau konversi lahan sawah ke penggunaan non-pertanian dapat dibedakan menjadi dua yaitu faktor-faktor yang mempengaruhi konversi lahan sawah di tingkat wilayah, faktor yang tidak langsung mempengaruhi keputusan petani untuk bertani, Tiga faktor yang mendorong terjadinya alih fungsi lahan pertanian, yaitu laju pertumbuhan penduduk, perekonomian daerah, dan kebijakan pemerintah.

Baca : Swasembada Pangan Berbasiskan Padi Lokal

Konversi dan faktor-faktor yang mempengaruhi konversi lahan sawah di tingkat petani yaitu faktor yang langsung mempengaruhi keputusan petani untuk melakukan alih fungsi. faktor-faktor yang mendorong terjadinya alih fungsi lahan pertanian menjadi non-pertanian antara lain, faktor kependudukan. Pesatnya peningkatan jumlah penduduk telah meningkatkan permintaan tanah.

Faktor ekonomi yang mempergaruhi yaitu tingginya sektor non pertaniaan yang menyebabkan minat bertani menurun disebabkan oleh tingginya biaya produksi, sementara harga hasil pertanian relatif rendah dan berfluktuasi. Berdasarkan pertimbangan ini, maka kita mulai membangunkan masa depan Indonesia di sektor pertanian menjadi sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Seiring dengan berkembangnya perekonomian

Baca :Salah Urus Pertanian di Babel Menuju Sejarah

Alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian menjadi fenomena yang terjadi hampir di semua wilayah. Alih fungsi lahan atau konversi lahan adalah berubahnya satu penggunanaan lahan ke penggunanaan lahan lainnya. Semakin sempitnya lahan pertanian sejalan dengan adanya peningkatan jumlah penduduk serta meningkatnya kebutuhan infrastruktur seperti, perumahan, jalan, industri, perkantoran, dan bangunan menyebabkan kebutuhan akan lahan meningkat.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang tinggi menyebabkan pertumbuhan yang sangat cepat Pertumbuhan tersebut juga membutuhkan lahan yang lebih luas sehingga terjadi peningkatan kebutuhan lahan untuk pembangunan, Alih fungsi lahan sawah ke penggunaan non pertanian berdampak bukan hanya turunnya produksi pertanian.

Komentar Facebook

BSB Cash, Kartu Retribusi Pembayaran Non-Tunai Resmi Dilaunching

Artikel

Rabu, 04 Juli 2018 - 22:06:00 WIB - 3 bulan lalu

Sistem KRPL Menjadi Solusi Hadapi Lahan Sempit

Artikel

Kamis, 28 Juni 2018 - 23:33:30 WIB - 4 bulan lalu

Berharap Kepada Allah , Ampuh Atasi Sifat Mudah BAPER

Artikel

Kamis, 28 Juni 2018 - 21:51:25 WIB - 4 bulan lalu

Tanaman Hias Siap Bantu Atasi Persoalan di Lahan Tambang

Artikel

Selasa, 26 Juni 2018 - 08:12:16 WIB - 4 bulan lalu

Intip Kerennya Break Pemuda "Zaman Now"

Hiburan

Senin, 25 Juni 2018 - 07:56:38 WIB - 4 bulan lalu

Teknologi Pengering Lada, Menentukan Kualitas Lada Lebih Tinggi

Artikel

Sabtu, 23 Juni 2018 - 22:02:55 WIB - 4 bulan lalu

GenBI Berbagi "Pelita Ramadhan Tanggap Berbagi" 2018

HIkmah

Jumat, 08 Juni 2018 - 01:19:38 WIB - 4 bulan lalu

Generasi Baru untuk Harapan Baru

Kampus

Rabu, 16 Mei 2018 - 01:00:09 WIB - 5 bulan lalu

Pernah Menaruh Harap

Sastra

Minggu, 06 Mei 2018 - 07:04:36 WIB - 5 bulan lalu

Cinta yang pernah tertitip pada Senja

Sastra

Minggu, 06 Mei 2018 - 06:59:04 WIB - 5 bulan lalu

2nd Agro Care Day: Save Our Earth, Save Our Live, And Save Our Future.

Kampus

Minggu, 22 April 2018 - 19:28:54 WIB - 6 bulan lalu

Suhargo: "Banyak Kendala di Stan Bazar Tak Menyurutkan Semangat Kami."

Kampus

Jumat, 13 April 2018 - 08:18:25 WIB - 6 bulan lalu

Meriah: Dies Natalis ke-12, Perkenalkan UBB dengan Jalur yang Berbeda

Kampus

Rabu, 11 April 2018 - 20:52:22 WIB - 6 bulan lalu

Pengenalan Kampus Lewat Parade di Acara Dies Natalis-12 UBB

Kampus

Rabu, 11 April 2018 - 20:39:52 WIB - 6 bulan lalu

Dinda Wiranti Wisudawati Terbaik FPPB UBB "Semua Ini Berkat Orang Tua"

Kampus

Selasa, 27 Maret 2018 - 08:53:42 WIB - 7 bulan lalu

ORMAWA FPPB Galang Dana Bencana Banjir Mentok

Kampus

Sabtu, 17 Maret 2018 - 12:56:12 WIB - 7 bulan lalu

Studi Ekologi dan Populasi Kukang di Pulau Bangka

Lejok Bangka

Jumat, 16 Maret 2018 - 22:52:41 WIB - 7 bulan lalu

AIESEC Bersama Pemuda Bangka Belitung Menuju Era GO DIGITAL

Nasional

Minggu, 25 Februari 2018 - 12:49:42 WIB - 8 bulan lalu

HIMABIO Buka Pintu Masuk Mahasiswa yang "HAUS" Beasiswa Luar Negeri

Kampus

Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:22:51 WIB - 8 bulan lalu

Tanaim: "Resi Gudang bukan Serta Merta Menaikan Harga!"

Kampus

Selasa, 20 Februari 2018 - 22:07:04 WIB - 8 bulan lalu

"Safari Politik HIMAPOL ! Bangun Balunijuk Sebagai Jantung UBB"

Kampus

Minggu, 18 Februari 2018 - 13:20:00 WIB - 8 bulan lalu

Mendapatkan Kembali Jiwa Mahasiswa Melalui Latihan Kempemimpinan 3 FPPB

Kampus

Senin, 12 Februari 2018 - 19:46:09 WIB - 8 bulan lalu

PETANG di Hari Sabtu Dekatkan Mahasiswa Fakultas Teknik

Kampus

Senin, 12 Februari 2018 - 14:08:15 WIB - 8 bulan lalu

Latihan Kepemimpinan 3rd FISIP Bangun Pengkaderan Pemimpin Masa Depan

Kampus

Sabtu, 03 Februari 2018 - 20:08:07 WIB - 9 bulan lalu

Awal Kepengurusan, HIMAGRO Bakar Semangat Melalui Training Organization (TO)

Kampus

Sabtu, 03 Februari 2018 - 19:56:45 WIB - 9 bulan lalu

Outbond, Bangun Atmosfer Baru Bagi Dosen dan Staf FPPB

Kampus

Sabtu, 03 Februari 2018 - 10:54:42 WIB - 9 bulan lalu