Indonesia untuk R80

Editorial   |   Community News  |   Jumat, 13 Oktober 2017 - 12:42:08 WIB

Tigamatapena.com - R80 adalah pesawat rancangan BJ Habibie, Menurut Habibie saat ini sudah saatnya industri dirgantara nasional bangkit kembali dengan belajar dari masa lalu dengan adanya Pesawat R80. "Tidak ada sumber daya manusia terbarukan, tidak ada motivasi, jika pesawat R80 tidak terwujud, pembuatan pesawat terbang di bumi Indonesia berakhir". ujar Presiden Ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie.

Pesawat r80 disponsori oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI), dan dikerjakan oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Regio Aviasi Industri (RAI) adalah perusahaan yang bergerak di bidang perancangan, pengembangan, dan manufaktur pesawat terbang, didirikan oleh Presiden RI ke 3 BJ Habibie bersama putra sulungnya Ilham Akbar Habibie. RAI mengembangkan pesawat udara R80 untuk menjawab kebutuhan angkutan udara regional di Indonesia dan pasar internasional.

Melalui situs penggalangan dana (crowdfunding) Kitabisa.com, masyarakat diajak untuk berpartisipasi dalam sebuah program Dukungan Untuk R80. Pengembangan pesawat R80 ini merupakan program jangka panjang sehingga membutuhkan anggaran besar. Sedangkan kemampuan pemerintah saat ini terbatas membiayai program jangka pendek. Dukungan tersebut berupa penetapan program pesawat R80 sebagai program strategis nasional.

Menurut Habibie, "adanya penggalangan dana untuk pesawat ini lebih menunjukkan komitmen dari rakyat Indonesia terhadap pengembangan industri strategis nasional.Crowdfunding nilai utamanya bukan di jumlah donasi, tapi sebagai bukti dukungan atas kebangkitan teknologi Indonesia. proyek pesawat rancangannya bukanlah milik dirinya pribadi, tetapi milik bangsa dan rakyat Indonesia, dengan itu dirinya mengajak masyarakat untuk turut andil dalam proyek tersebut. Bahwa sejatinya pesawat ini rakyat yang memilikinya.” kata Habibie


Pesawat R80 Menurut Habibie digerakkan oleh baling-baling memiliki kelebihan seperti mampu mengangkut penumpang dalam jumlah banyak, mampu mengangkut 80-90 orang, waktu berputar yang singkat, hemat bahan bakar, dan perawatan yang mudah. Pesawat ini juga didesain dengan desain kokpit yang modern dan menjamin kenyamanan penumpang selama mengudara. Pesawat ini memiliki dimensi panjang 32,3 meter dengan lebar sayap 30,5 meter dan tinggi 8,5 meter.Pesawat R80 mampu melesat hingga 330 knots atau sekitar 611 kilometer per jam, pesawat ini mampu menjangkau 1.480 kilometer dalam sekali terbang.

Mengintip Kecanggihan Pesawat R80 Rancangan BJ Habibie akan Gunakan Teknologi Terkini, "Kami akan memggunakan teknologi yang memaksimalkan produktivitas, dan meminimalkan biaya operasi, dan memaksimalkan kenyamanan baik untuk pilot maupun orang atau penumpang."ujar Habibie

Kami juga pakai teknologi yang membuat penumpang nyaman, jadi misalnya kebisingan akan kami atasi dengan active noise jadi bisingnya akan sangat rendah, Sistem kendali kami juga akan pakai fly by wire untuk memudahkan pilot bekerja. fly by wire yaitu sebuah sistem kendali yang menggunakan sinyal elektronik melalui komputer dalam memberikan perintah.

Silahkan kunjungi laman kitabisa.com untuk memberi donasi di link berikut ini: https://kitabisa.com/pesawatr80

Sumber: kompas.com

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook

KKN Tua Tunu Indah Bercocok Tanam dengan Metode Hidpronik

Artikel

Selasa, 21 Juli 2020 - 14:20:45 WIB - 1 tahun lalu

KKN Desa Senyubuk Beltim Ikut Andil Dalam Program Posyandu Desa

KKN

Jumat, 17 Juli 2020 - 08:58:04 WIB - 1 tahun lalu

Efek Pandemi dan Solusi yang Ada

Artikel

Kamis, 25 Juni 2020 - 08:39:43 WIB - 1 tahun lalu

Budidaya Sayuran Secara Hidroponik Dimasa Pandemi Covid-19

Artikel

Jumat, 19 Juni 2020 - 20:30:16 WIB - 1 tahun lalu

KAMMI Babel Salurkan Paket Sembako ke 14 Desa di Wilayah Bangka

Artikel

Kamis, 21 Mei 2020 - 10:06:36 WIB - 1 tahun lalu

Tausiyah Online di Tengah Pandemi Covid-19

Artikel

Sabtu, 25 April 2020 - 16:41:45 WIB - 2 tahun lalu

Resmi Dilantik, Pengurus Daerah KAMMI Bangka Belitung di Ketuai Hasyim Ashari

Kampus

Senin, 03 Februari 2020 - 17:26:56 WIB - 2 tahun lalu

“Cara Spesial Memperingati Hari Ibu di Desa Penyamun”

Lejok Bangka

Selasa, 31 Desember 2019 - 12:43:20 WIB - 2 tahun lalu

Desa Lubuk Pabrik “Membangun Ketahanan Pangan melalui KRPL”

Artikel

Rabu, 25 Desember 2019 - 08:13:25 WIB - 2 tahun lalu

BEDINCAK HEBOKAN SUKU KETAPIK DESA KACUNG

Lejok Bangka

Minggu, 24 November 2019 - 22:09:58 WIB - 2 tahun lalu

Aktor Film "Ketika Cinta Bertasbih" Rayakan Maulid Nabi di Desa Kacung

Lejok Bangka

Minggu, 10 November 2019 - 21:54:27 WIB - 2 tahun lalu

Agrotek UBB Tawarkan Solusi LEISA dan Mina Padi

Pertanian

Selasa, 22 Oktober 2019 - 17:40:03 WIB - 2 tahun lalu

Agroteknologi UBB Sosialisasikan Hasil Penelitian Dosen

Pertanian

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 14:24:40 WIB - 2 tahun lalu

Nanas eksplorasi jadi maskot karnaval HUT RI 74 di Kecamatan Merawang

Artikel

Selasa, 20 Agustus 2019 - 19:32:44 WIB - 2 tahun lalu

KKN Desa Labu 2019 Sulap Labu Jadi Stik Kekinian

KKN

Jumat, 26 Juli 2019 - 19:50:46 WIB - 2 tahun lalu

WUJUDKAN KONTRIBUSI NYATA, KKN PPM SUNGAI SELAN 2019 BERAKSI PUNGUT SAMPAH

KKN

Jumat, 19 Juli 2019 - 21:55:16 WIB - 2 tahun lalu

HARGA BITCOIN TURUN, INILAH WAKTU YANG TEPAT

Artikel

Jumat, 19 Juli 2019 - 21:12:09 WIB - 2 tahun lalu

Duta PEPELINGASIH Siap Wakili Babel di Tingkat Nasional

Lejok Bangka

Kamis, 04 Juli 2019 - 19:09:59 WIB - 2 tahun lalu

Sabet Juara, Tim Bulutangkis FPPB Sumbangkan Emas Untuk Fakultas

Kampus

Jumat, 12 April 2019 - 08:11:11 WIB - 3 tahun lalu

Eksplorasi Nenas, Jadikan acuan Varietas Baru

Pertanian

Rabu, 10 April 2019 - 03:33:36 WIB - 3 tahun lalu

Atasi Lahan Tambang dengan Budidaya Sorgum

Pertanian

Senin, 08 April 2019 - 19:56:02 WIB - 3 tahun lalu

Defoliasi, Inovasi Baru Perbanyak Buah Tomat

Pertanian

Minggu, 07 April 2019 - 20:05:46 WIB - 3 tahun lalu

Marquez Tuntun Rossi dan Davizioso di MotoGP Argentina

Olah-raga

Senin, 01 April 2019 - 02:44:38 WIB - 3 tahun lalu

Pembuatan Website Desa: Tata Cara Mendaftarkan Domain desa.id

Teknologi

Senin, 01 April 2019 - 02:02:34 WIB - 3 tahun lalu