Membangun Atmosfer Dakwah Kampus di Zaman Now

Editorial   |   Artikel  |   Senin, 18 Desember 2017 - 14:51:34 WIB
Membangun Atmosfer Dakwah Kampus di Zaman Now

Tigamatapena, Almirza (Anggota Forum Intelektual Mahasiswa UBB) - Kampus perguruan tinggi adalah ruang hidup dan berkembangnya generasi.  Kampus perguruan tinggi seharusnya menjadi atmosfer yang efektiv bagi pembentukan karakter para pemimpin masa depan. Atmosfer yang memberikan wawasan pandangan yang luas bagi mahasiswa sebelum kelak mereka terjun di tengah masyarakat dan berkiprah positif konstruktif di dalamnya.  Dengan demikian tahapan kehidupan di kampus menjadi tahapan yang amat kritis dan menentukan bagaimana rupa para pemimpin negeri ini dimasa depan.

Dakwah di sisi lain merupakan aktivitas yang turut mengisi ruang dan waktu dalam kehidupan kampus perguruan tinggi.  Dakwah semestinya adalah aktivitas yang dilakoni secara sadar oleh setiap civitas akademia sebagai pengamalan ajaran agama Islam yang diyakininya.  Sejatinya dakwah adalah aktivitas saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran.  Lantas pertanyaan kritisnya adalah bagaimana membangun atmosfer dakwah kampus  di zaman now?

Fakta yang seringkali terjadi dalam aktivitas dakwah kampus adalah bercokolnya lembaga dakwah yang dikawal oleh sekelompok orang (the backing entity) untuk melancarkan aktivitas demi kepentingan politik praktis atau agenda kepartaian tertentu.  Indikasinya sangat jelas dimana setiap civitas akademia yang ingin bergabung dalam kelompok tersebut; namun terdeteksi tak sefaham dengan kepentingan the backing entity; terpaksa harus menelan pil pahit, yakni tak diterima dengan berbagai macam dalih yang nyaris tidak rasional. Kriteria-kriteria seleksi yang tidak fair, dan berbagai bentuk intimidasi yang sama sekali jauh dari intelektualitas bahkan adab seorang muslim pun tak jarang dipraktikkan.  Apakah atmosfer seperti ini yang akan dipelihara di kampus untuk membangun peradaban unggul.   Peradaban unggulkah yang akan terbangun dengan kondisi yang demikian? Non sense!

Manakala hanya ada satu kelompok dakwah yang diakui legalitasnya dalam melaksanakan aktivitas dakwah.  Kelompok seperti itu akan cenderung corrupt.  Monopoli kebenaran akan semakin membuat kelompok ini keras kepala, sulit menerima pandangan dan masukan kelompok lain yang berbeda pandangan yang sebenarnya tidak terlalu prinsip, misalnya antara qunut dengan yang tidak qunut, dan lain sebagainya.   Bahkan yang lebih parah lagi adalah munculnya penyakit jiwa yaitu ketidakrelaan saat menyaksikan ada kelompok lain yang berdakwah di dalam kampus namun tidak berada dibawah agenda dan kepentingannya. Upaya-upaya penjegalan kegiatan dakwah kelompok lain malah menjadi agenda yang lebih penting atau utama bagi lembaga dakwah tersebut daripada aktivitas dakwah yang seharusnya berfokus pada amar ma’ruf nahyi munkar.  Kondusivitas dakwah seperti apa yang akan terbangun di dalam suatu kampus perguruan tinggi ketika monopoli kebenaran menjelma menjadi monopoli kegiatan, monopoli ruang, monopoli waktu?  Pada tahapan inilah muncul pro dan kontra boleh tidaknya kehadiran organisasi dakwah internal dan eksternal kampus.  Lalu bagaimana solusinya?

Belajar dari pengelolaan Unit Kegiatan Olahraga (UKO) dimana seorang pembina UKO dapat memberikan izin bagi berdiri dan beraktivitasnya beberapa aliran beladiri di dalam sebuah kampus, sehingga bisa hidup dan berkembang berdampingan secara rukun misalnya karate aliran Inkai, Gojukai, Gojuas, Inkado, Judo, Taekwondo, dan sebagainya.  Dengan suasana yang demikian, wawasan mahasiswa semakin luas bahwa ternyata seni beladiri itu banyak alirannya, setiap aliran punya keunggulan, sesekali boleh diadakan pertandingan persahabatan untuk saling belajar dan menempa diri.  Yang lebih penting lagi terbentuknya karakter rendah hati, sikap sportiv dan fair, serta saling menghargai dalam diri setiap mahasiswa.  Alangkah baiknya jika energi positif seperti ini ditularkan kepada manajemen kegiatan dakwah kampus.  Unit Kegiatan Dakwah (UKD) dapat dibentuk untuk menaungi beberapa kelompok dakwah yang ingin berkontribusi dalam dakwah islam dengan cirikhas, metode dan kegiatan yang berbeda sebagai pilihan menu bagi ribuan mahasiswa di dalam kampus. Bukankah zaman now adalah zamannya smartphone dengan screen resolution megapixel berjuta warna? Bukan lagi zaman layar hp monochrome! 

Tag

Komentar Facebook

Fournita : "KKN disambut dengan Tawa, Pulang dengan Tangis"

KKN

Kamis, 12 Juli 2018 - 06:14:42 WIB - 3 bulan lalu

BSB Cash, Kartu Retribusi Pembayaran Non-Tunai Resmi Dilaunching

Artikel

Rabu, 04 Juli 2018 - 22:06:00 WIB - 4 bulan lalu

Sistem KRPL Menjadi Solusi Hadapi Lahan Sempit

Artikel

Kamis, 28 Juni 2018 - 23:33:30 WIB - 4 bulan lalu

Berharap Kepada Allah , Ampuh Atasi Sifat Mudah BAPER

Artikel

Kamis, 28 Juni 2018 - 21:51:25 WIB - 4 bulan lalu

Tanaman Hias Siap Bantu Atasi Persoalan di Lahan Tambang

Artikel

Selasa, 26 Juni 2018 - 08:12:16 WIB - 4 bulan lalu

Intip Kerennya Break Pemuda "Zaman Now"

Hiburan

Senin, 25 Juni 2018 - 07:56:38 WIB - 4 bulan lalu

Teknologi Pengering Lada, Menentukan Kualitas Lada Lebih Tinggi

Artikel

Sabtu, 23 Juni 2018 - 22:02:55 WIB - 4 bulan lalu

GenBI Berbagi "Pelita Ramadhan Tanggap Berbagi" 2018

HIkmah

Jumat, 08 Juni 2018 - 01:19:38 WIB - 4 bulan lalu

Generasi Baru untuk Harapan Baru

Kampus

Rabu, 16 Mei 2018 - 01:00:09 WIB - 5 bulan lalu

Pernah Menaruh Harap

Sastra

Minggu, 06 Mei 2018 - 07:04:36 WIB - 6 bulan lalu

Cinta yang pernah tertitip pada Senja

Sastra

Minggu, 06 Mei 2018 - 06:59:04 WIB - 6 bulan lalu

2nd Agro Care Day: Save Our Earth, Save Our Live, And Save Our Future.

Kampus

Minggu, 22 April 2018 - 19:28:54 WIB - 6 bulan lalu

Suhargo: "Banyak Kendala di Stan Bazar Tak Menyurutkan Semangat Kami."

Kampus

Jumat, 13 April 2018 - 08:18:25 WIB - 6 bulan lalu

Meriah: Dies Natalis ke-12, Perkenalkan UBB dengan Jalur yang Berbeda

Kampus

Rabu, 11 April 2018 - 20:52:22 WIB - 6 bulan lalu

Pengenalan Kampus Lewat Parade di Acara Dies Natalis-12 UBB

Kampus

Rabu, 11 April 2018 - 20:39:52 WIB - 6 bulan lalu

Dinda Wiranti Wisudawati Terbaik FPPB UBB "Semua Ini Berkat Orang Tua"

Kampus

Selasa, 27 Maret 2018 - 08:53:42 WIB - 7 bulan lalu

ORMAWA FPPB Galang Dana Bencana Banjir Mentok

Kampus

Sabtu, 17 Maret 2018 - 12:56:12 WIB - 7 bulan lalu

Studi Ekologi dan Populasi Kukang di Pulau Bangka

Lejok Bangka

Jumat, 16 Maret 2018 - 22:52:41 WIB - 7 bulan lalu

AIESEC Bersama Pemuda Bangka Belitung Menuju Era GO DIGITAL

Nasional

Minggu, 25 Februari 2018 - 12:49:42 WIB - 8 bulan lalu

HIMABIO Buka Pintu Masuk Mahasiswa yang "HAUS" Beasiswa Luar Negeri

Kampus

Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:22:51 WIB - 8 bulan lalu

Tanaim: "Resi Gudang bukan Serta Merta Menaikan Harga!"

Kampus

Selasa, 20 Februari 2018 - 22:07:04 WIB - 8 bulan lalu

"Safari Politik HIMAPOL ! Bangun Balunijuk Sebagai Jantung UBB"

Kampus

Minggu, 18 Februari 2018 - 13:20:00 WIB - 8 bulan lalu

Mendapatkan Kembali Jiwa Mahasiswa Melalui Latihan Kempemimpinan 3 FPPB

Kampus

Senin, 12 Februari 2018 - 19:46:09 WIB - 8 bulan lalu

PETANG di Hari Sabtu Dekatkan Mahasiswa Fakultas Teknik

Kampus

Senin, 12 Februari 2018 - 14:08:15 WIB - 8 bulan lalu

Latihan Kepemimpinan 3rd FISIP Bangun Pengkaderan Pemimpin Masa Depan

Kampus

Sabtu, 03 Februari 2018 - 20:08:07 WIB - 9 bulan lalu

Awal Kepengurusan, HIMAGRO Bakar Semangat Melalui Training Organization (TO)

Kampus

Sabtu, 03 Februari 2018 - 19:56:45 WIB - 9 bulan lalu