Tanaim: "Resi Gudang bukan Serta Merta Menaikan Harga!"

Editorial   |   Kampus   |   Selasa, 20 Februari 2018 - 22:07:04 WIB
Tanaim: "Resi Gudang bukan Serta Merta Menaikan Harga!"

Bapak Tanaim S.H saat sedang memaparkan materi kepada peserta

Tigamatapena.com- Balunijuk. Puluhan mahasiswa Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi tampak begitu antusias mengikuti seminar Sistem Resi Gudang Komoditi Lada yang digelar oleh jurusan Agribsinis, Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi, Univeristas Bangka Belitung, Selasa (20/2). Tak tanggung-tanggung, selain mengundang sejumlah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) seminar yang dilaksanakan di Ruang Agri 1 tersebut  turut mengundang beberapa pemateri cakap dibidangnya, ialah Ketua Dewan Rempah Wilayah Bangka Belitung, Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Ketua Koperasi Lada Bangka Belitung.

Dijumpai oleh tim tigamatapena  seusai seminar, Tanaim S.H selaku Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengungkapkan bahwa sistem resi gudang telah menjadi program usulan Gurbenur Provinsi Kepulau Bangka Belitung, Dr. H. Erzaldi Rosman, S.E, MM dalam rangka membantu menyukseskan Bangka Belitung sebagai pulau yang jaya akan komoditi lada.

“Disperindag dan Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai leading sector memiliki kewajiban untuk menyediakan sarana dan prasarana kepada petani lada dalam pengembangan sistem resi gudang. Kami juga bersinergi dengan Koperasi Lada Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang nantinya akan kami  percayakan untuk menjadi pengelola resi gudang lada tersbut.”

Dikatakan Tanaim,  program yang dicanangkan oleh Gurbenur sejak resmi dilantik ini pun telah lauching gudang pertama pada 22 November lalu. Hingga saat ini sudah ada beberapa petani yang menggunakan sistem resi gudang dan jumlah lada yang telah  dipasok mencapai ± 4 ton. Ia juga mengungkapkan sistem resi gudang tersebut menjadi langkah awal melepas ketergantungan petani lada terhadap sistem pasar yang saat ini belum optimal menguntungkan bagi petani lada.

“Selama ini petani lada belum sepenuhnya jaya, padahal peluang keuntungan seharusnya mampu dicapai. Pada sistem resi gudang ini, nantinya harga lada akan berdinamika sesuai harga pasar, namun petanilah yang berhak menentukan angkanya. Disinilah bukti peran petani lada sangat masif dalam menciptakan peluangan keuntungan bagi mereka sendiri.”

 Kendati demikian Tanaim menegaskan bahwa resi gudang bukalah  menjadi tujuan untuk meningkatkan harga. “Resi gudang komoditi lada ini bukan serta merta untuk menaikan harga.  Selain berofokus mengedepankan kualitas produk lada, sistem resi gudang dapat menjadi wadah pengetahuan dan pengembangkan sumberdaya manusia, juga mampu meningkatkan hubungan antara petani, dan stakeholder terkait.”

Kendala terbesar yang menjadi pe-er  hingga sat ini adalah terkait kualitas produk lada itu sendiri. Menurut Tanaim, komoditi lada yang melewati teknik budidaya dan pasccapanen yang baik akan berakibat pada hasil mutu yang baik.  Hal tersebut menjadi pendorong berkualitasnya produk lada yang dipasok di resi gudang. Untuk selanjutnya pihak-pihak perintis resi gudang ini pun akan terus mengkaji dan menyempurnakan sistem tersebut agar mampu mencapai tujuannya.

Kepada tim tigamatapena beliau menyampaikan harapannya agar program sistem resi gudang tersebut dapat diterima oleh masyarakat, khususnya petani lada yang ada di Bangka Belitung, dan mau  bekerja sama untuk memasok lada di resi gudang.

“Semoga program ini dapat diterima dan mampu berjalan sebagaimana mestinya, Kepada petani juga kami turut menghimbau agar lebih mengedepankan kualitas komoditi lada dengan cara menerapkan teknik budidaya dan pengelolaan pascapanen komoditi lada yang baik. Untuk mahasiswa khususnya di programstudi bidang pertanian kami harapkan agar menjadi jembatan informasi bagi para masyarakat dan petani lada terkait resi gudang ini. Kontribusi seluruh elemen masyarakat amat berperan demi keberlanjutan program ini dalam jangka panjang.” Pungkasnya. (vgt)

Komentar Facebook

Program Sapa Desa Dukung Hobi Pemuda Desa Lubuk Besar

KKN

Rabu, 29 Juli 2020 - 07:29:03 WIB - 2 tahun lalu

KKN Tua Tunu Indah Bercocok Tanam dengan Metode Hidpronik

Artikel

Selasa, 21 Juli 2020 - 14:20:45 WIB - 2 tahun lalu

KKN Desa Senyubuk Beltim Ikut Andil Dalam Program Posyandu Desa

KKN

Jumat, 17 Juli 2020 - 08:58:04 WIB - 2 tahun lalu

Efek Pandemi dan Solusi yang Ada

Artikel

Kamis, 25 Juni 2020 - 08:39:43 WIB - 2 tahun lalu

Budidaya Sayuran Secara Hidroponik Dimasa Pandemi Covid-19

Artikel

Jumat, 19 Juni 2020 - 20:30:16 WIB - 2 tahun lalu

KAMMI Babel Salurkan Paket Sembako ke 14 Desa di Wilayah Bangka

Artikel

Kamis, 21 Mei 2020 - 10:06:36 WIB - 2 tahun lalu

Tausiyah Online di Tengah Pandemi Covid-19

Artikel

Sabtu, 25 April 2020 - 16:41:45 WIB - 2 tahun lalu

Resmi Dilantik, Pengurus Daerah KAMMI Bangka Belitung di Ketuai Hasyim Ashari

Kampus

Senin, 03 Februari 2020 - 17:26:56 WIB - 2 tahun lalu

“Cara Spesial Memperingati Hari Ibu di Desa Penyamun”

Lejok Bangka

Selasa, 31 Desember 2019 - 12:43:20 WIB - 2 tahun lalu

Desa Lubuk Pabrik “Membangun Ketahanan Pangan melalui KRPL”

Artikel

Rabu, 25 Desember 2019 - 08:13:25 WIB - 2 tahun lalu

BEDINCAK HEBOKAN SUKU KETAPIK DESA KACUNG

Lejok Bangka

Minggu, 24 November 2019 - 22:09:58 WIB - 2 tahun lalu

Aktor Film "Ketika Cinta Bertasbih" Rayakan Maulid Nabi di Desa Kacung

Lejok Bangka

Minggu, 10 November 2019 - 21:54:27 WIB - 2 tahun lalu

Agrotek UBB Tawarkan Solusi LEISA dan Mina Padi

Pertanian

Selasa, 22 Oktober 2019 - 17:40:03 WIB - 2 tahun lalu

Agroteknologi UBB Sosialisasikan Hasil Penelitian Dosen

Pertanian

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 14:24:40 WIB - 2 tahun lalu

Nanas eksplorasi jadi maskot karnaval HUT RI 74 di Kecamatan Merawang

Artikel

Selasa, 20 Agustus 2019 - 19:32:44 WIB - 2 tahun lalu

KKN Desa Labu 2019 Sulap Labu Jadi Stik Kekinian

KKN

Jumat, 26 Juli 2019 - 19:50:46 WIB - 3 tahun lalu

WUJUDKAN KONTRIBUSI NYATA, KKN PPM SUNGAI SELAN 2019 BERAKSI PUNGUT SAMPAH

KKN

Jumat, 19 Juli 2019 - 21:55:16 WIB - 3 tahun lalu

HARGA BITCOIN TURUN, INILAH WAKTU YANG TEPAT

Artikel

Jumat, 19 Juli 2019 - 21:12:09 WIB - 3 tahun lalu

Duta PEPELINGASIH Siap Wakili Babel di Tingkat Nasional

Lejok Bangka

Kamis, 04 Juli 2019 - 19:09:59 WIB - 3 tahun lalu