Dauri: Omnibus Law UU Ciptaker, Sumber Kedzoliman Negara ke Rakyat

Editorial   |   Artikel   |   Rabu, 07 Oktober 2020 - 17:07:53 WIB
Dauri: Omnibus Law UU Ciptaker, Sumber Kedzoliman Negara ke Rakyat

Ketua Umum Kajian Publik PD KAMMI BABEL

Tigamatapena.com – Belum usai bencana yang sedang memporak-porandakan seluruh Negeri yakni COVID-19,  jumlah penyebaran yang terus meningkat setiap harinya, Resesi Ekonomi yang tak terelakkan lagi, jumlah pengangguran semakin meninggi dan UMKM yang mati suri. Kemarin, 05 Oktober 2020 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) melalui kursi kekuasaannya memberikan surprise kepada rakyat Indonesia berupa pengesahan UU Omnibus Law yang merupakan bencana besar demokrasi indonesia.

Muhammad Dauri, Ketua Umum Kajian Publik  Pengurus Daerah (PD) KAMMI Bangka Belitung  mengatakan DPR RI telah mendzholimi rakyat Indonesia, disaat rakyat bimbang menyampaikan hak protesnya melalui ekstraparlemen (aksi turun ke jalan) yang saat ini berbenturan peraturan COVID-19. Ketokan palu UU Omnibus Law yang terdiri dari 11 kluster dan 1.244 pasal hanya dibahas diwaktu yang singkat. Ini menandakan bahwa Pemerintah telah mampu menundukkan DPR RI yang merupakan bagian dari Persekongkolan Oligarki .

Mantan Ketua DPM Universitas Bangka Belitung ini juga mengatakan bahwa UU Cilaka ini banyak pasal-pasal yang kontroversial dan meresahkan. Buruh dan pekerja dirampas hak-haknya dan petani semakin dimarjinalkan dengan dipermudahnya aturan untuk impor pangan. Apalagi bila kita berbicara tentang lingkungan hidup, aturan yg baru ini berpotensi untuk menjadi gerbang kerusakan lingkungan yang luas atas alih fungsi lahan untuk memenuhi hasrat ketamakan para cukong-cukong. Sudah seharusnya mahasiswa, masyarakat, kaum tani, buruh, pekerja dan elemen masyarakat lainnya menyatukan suara, untuk menentang agar produk kedzoliman ini segera diakhiri.

Perjuangan ini memang berat, perjuangan ini memang menyakitkan, seperti kata-kata Bung Karno "Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri". Hari ini, mau tidak mau, suka tidak suka, kita melawan bangsa sendiri, tapi yg kita lawan adalah ketidakadilan dan kedzoliman penguasa. Kita tidak akan pernah melawan asas keadilan dan asas kesejahteraan, apalagi mengkhianati bangsa sendiri” tutur Dauri.

“Maka dengan ini kami Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Daerah Bangka Belitung mendesak agar presiden Joko widodo segera mengeluarkan PERPU untuk membatalkan UU Omnibus Law cipta kerja ini. Dengan satu alasan bahwa UU ini tidak berpihak kepada Rakyat dan Bangsa, serta untuk menjaga perdamaian dan kesatuan dalam kondisi pandemi ini” Pungkasnya.

#Tolakomnibuslaw

#Mositidakpercaya

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook

KKN Desa Senyubuk Beltim Ikut Andil Dalam Program Posyandu Desa

KKN

Jumat, 17 Juli 2020 - 08:58:04 WIB - 3 bulan lalu

Efek Pandemi dan Solusi yang Ada

Artikel

Kamis, 25 Juni 2020 - 08:39:43 WIB - 4 bulan lalu

Budidaya Sayuran Secara Hidroponik Dimasa Pandemi Covid-19

Artikel

Jumat, 19 Juni 2020 - 20:30:16 WIB - 4 bulan lalu

KAMMI Babel Salurkan Paket Sembako ke 14 Desa di Wilayah Bangka

Artikel

Kamis, 21 Mei 2020 - 10:06:36 WIB - 5 bulan lalu

Tausiyah Online di Tengah Pandemi Covid-19

Artikel

Sabtu, 25 April 2020 - 16:41:45 WIB - 6 bulan lalu

Resmi Dilantik, Pengurus Daerah KAMMI Bangka Belitung di Ketuai Hasyim Ashari

Kampus

Senin, 03 Februari 2020 - 17:26:56 WIB - 9 bulan lalu

“Cara Spesial Memperingati Hari Ibu di Desa Penyamun”

Lejok Bangka

Selasa, 31 Desember 2019 - 12:43:20 WIB - 10 bulan lalu

Desa Lubuk Pabrik “Membangun Ketahanan Pangan melalui KRPL”

Artikel

Rabu, 25 Desember 2019 - 08:13:25 WIB - 10 bulan lalu

BEDINCAK HEBOKAN SUKU KETAPIK DESA KACUNG

Lejok Bangka

Minggu, 24 November 2019 - 22:09:58 WIB - 11 bulan lalu

Aktor Film "Ketika Cinta Bertasbih" Rayakan Maulid Nabi di Desa Kacung

Lejok Bangka

Minggu, 10 November 2019 - 21:54:27 WIB - 12 bulan lalu

Agrotek UBB Tawarkan Solusi LEISA dan Mina Padi

Pertanian

Selasa, 22 Oktober 2019 - 17:40:03 WIB - 12 bulan lalu

Agroteknologi UBB Sosialisasikan Hasil Penelitian Dosen

Pertanian

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 14:24:40 WIB - 12 bulan lalu

Nanas eksplorasi jadi maskot karnaval HUT RI 74 di Kecamatan Merawang

Artikel

Selasa, 20 Agustus 2019 - 19:32:44 WIB - 1 tahun lalu

KKN Desa Labu 2019 Sulap Labu Jadi Stik Kekinian

KKN

Jumat, 26 Juli 2019 - 19:50:46 WIB - 1 tahun lalu

WUJUDKAN KONTRIBUSI NYATA, KKN PPM SUNGAI SELAN 2019 BERAKSI PUNGUT SAMPAH

KKN

Jumat, 19 Juli 2019 - 21:55:16 WIB - 1 tahun lalu

HARGA BITCOIN TURUN, INILAH WAKTU YANG TEPAT

Artikel

Jumat, 19 Juli 2019 - 21:12:09 WIB - 1 tahun lalu

Duta PEPELINGASIH Siap Wakili Babel di Tingkat Nasional

Lejok Bangka

Kamis, 04 Juli 2019 - 19:09:59 WIB - 1 tahun lalu

Sabet Juara, Tim Bulutangkis FPPB Sumbangkan Emas Untuk Fakultas

Kampus

Jumat, 12 April 2019 - 08:11:11 WIB - 2 tahun lalu

Eksplorasi Nenas, Jadikan acuan Varietas Baru

Pertanian

Rabu, 10 April 2019 - 03:33:36 WIB - 2 tahun lalu

Atasi Lahan Tambang dengan Budidaya Sorgum

Pertanian

Senin, 08 April 2019 - 19:56:02 WIB - 2 tahun lalu

Defoliasi, Inovasi Baru Perbanyak Buah Tomat

Pertanian

Minggu, 07 April 2019 - 20:05:46 WIB - 2 tahun lalu

Marquez Tuntun Rossi dan Davizioso di MotoGP Argentina

Olah-raga

Senin, 01 April 2019 - 02:44:38 WIB - 2 tahun lalu

Pembuatan Website Desa: Tata Cara Mendaftarkan Domain desa.id

Teknologi

Senin, 01 April 2019 - 02:02:34 WIB - 2 tahun lalu

Gas elpiji langka, Apa Penjelasan Pertamina?

Lejok Bangka

Selasa, 08 November 2018 - 05:33:18 WIB - 2 tahun lalu

Jalan-Jalan Ke FPPB, SMK 1 Mendo Barat Kantongi Ilmu Baru

Kampus

Kamis, 18 Oktober 2018 - 23:20:19 WIB - 2 tahun lalu

Peluang Usaha menjanjikan, GenBI Babel Ikuti Pelatihan Hidroponik

Kampus

Rabu, 19 September 2018 - 14:24:16 WIB - 2 tahun lalu